Mengenal
Komponen Pada laptop
1.Pengenalan
- Learning Symbols/Mempelajari symbols
-Learning Functions/Mempelajari fungsi
2.Componen dan symbols Definisi ,fungsi dan cara kerjanya
-1.The Basics
-2.Resistors
-3.Capasitor
-4.Inductors
-5.Voltage sources
-6.Measurement Devices
-7.Miscellaneous
-8.Dioda
-9.Fet’s
1.Pengenalan
- Learning Symbols/Mempelajari symbols
-Learning Functions/Mempelajari fungsi
2.Componen dan symbols Definisi ,fungsi dan cara kerjanya
-1.The Basics
-2.Resistors
-3.Capasitor
-4.Inductors
-5.Voltage sources
-6.Measurement Devices
-7.Miscellaneous
-8.Dioda
-9.Fet’s
-PENGENALAN
Semua enginer, dalam bidang apapun, akan membuat /menyusun yang diistilahkan dengan istilah blueprints. Teknisi mengikuti blueprints untuk merakit produk. Dalam istilah elektronik, blueprints ini disebut skema, dan teknisi bergantung pada simbol untuk mewakili komponen dan kabel. Pada pandangan pertama, sebuah skema elekronik adalah sebuah misteri. Simbol aneh dan garis ditarik luas, dan terlihat seperti sesuatu dari planet lain. Dengan memahami arti simbol tersebut dan apa yang mewakili masing-masing komponen. kita akan dapat membaca sebuah skema listrik atau elektronik tanpa masalah.
Learning Symbols/Mempelajari symbols
Untuk membaca sebuah skema, Kita harus memahami simbol-simbol. Misalnya, wire digambar hanya sebagai garis lurus. Dua wire menyeberang, tapi tidak terhubung, ditarik tanpa titik di titik persimpangan. Dua kabel yang menghubungkan pada titik persimpangan menunjukkan titik ditarik dalam titik persimpangan.
University of California menunjukkan bahwa simbol untuk resistor adalah garis zig-zag. Simbol untuk kapasitor adalah dua garis paralel ditarik pendek dekat satu sama lain.
Learning Functions/Mempelajari fungsi
Belajar bagaimana membaca simbol barulah langkah awal dalam memahami cara membaca schema. Memahami fungsi masing-masing komponen akan melengkapi pemahaman membaca skema. Sebagai contoh, dioda adalah katup satu arah. hanya memungkinkan mengalir dalam satu arah, mirip dengan katup satu arah dalam pipa air. Simbol untuk dioda adalah panah, dengan garis pendek yang ditarik di seluruh ujung panah, tegak lurus ke poros panah. Hal ini menunjukkan panah berhenti saat ini. Arus sebenarnya berlawanan dengan arah panah yang menunjuk.
Sirkuit listrik yang dibuat dengan menggunakan komponen elektronik yang saling terhubung satu sama lain dengan konduktor. Komponen-komponen ini memanipulasi dan mengendalikan arus dalam berbagai cara dengan melakukan tugas-tugas seperti menyimpan, switching, memblokir dan memperkuat.
Simbol listrik digunakan untuk mewakili komponen elektronik pada sirkuit. Mereka menyediakan cara pintas visual yang membuatnya lebih mudah untuk merancang sirkuit atau membaca skema yang telah diciptakan.
- Componen dan symbols Definisi ,fungsi dan cara kerjanya
1. The Basics
Semua enginer, dalam bidang apapun, akan membuat /menyusun yang diistilahkan dengan istilah blueprints. Teknisi mengikuti blueprints untuk merakit produk. Dalam istilah elektronik, blueprints ini disebut skema, dan teknisi bergantung pada simbol untuk mewakili komponen dan kabel. Pada pandangan pertama, sebuah skema elekronik adalah sebuah misteri. Simbol aneh dan garis ditarik luas, dan terlihat seperti sesuatu dari planet lain. Dengan memahami arti simbol tersebut dan apa yang mewakili masing-masing komponen. kita akan dapat membaca sebuah skema listrik atau elektronik tanpa masalah.
Learning Symbols/Mempelajari symbols
Untuk membaca sebuah skema, Kita harus memahami simbol-simbol. Misalnya, wire digambar hanya sebagai garis lurus. Dua wire menyeberang, tapi tidak terhubung, ditarik tanpa titik di titik persimpangan. Dua kabel yang menghubungkan pada titik persimpangan menunjukkan titik ditarik dalam titik persimpangan.
University of California menunjukkan bahwa simbol untuk resistor adalah garis zig-zag. Simbol untuk kapasitor adalah dua garis paralel ditarik pendek dekat satu sama lain.
Learning Functions/Mempelajari fungsi
Belajar bagaimana membaca simbol barulah langkah awal dalam memahami cara membaca schema. Memahami fungsi masing-masing komponen akan melengkapi pemahaman membaca skema. Sebagai contoh, dioda adalah katup satu arah. hanya memungkinkan mengalir dalam satu arah, mirip dengan katup satu arah dalam pipa air. Simbol untuk dioda adalah panah, dengan garis pendek yang ditarik di seluruh ujung panah, tegak lurus ke poros panah. Hal ini menunjukkan panah berhenti saat ini. Arus sebenarnya berlawanan dengan arah panah yang menunjuk.
Sirkuit listrik yang dibuat dengan menggunakan komponen elektronik yang saling terhubung satu sama lain dengan konduktor. Komponen-komponen ini memanipulasi dan mengendalikan arus dalam berbagai cara dengan melakukan tugas-tugas seperti menyimpan, switching, memblokir dan memperkuat.
Simbol listrik digunakan untuk mewakili komponen elektronik pada sirkuit. Mereka menyediakan cara pintas visual yang membuatnya lebih mudah untuk merancang sirkuit atau membaca skema yang telah diciptakan.
- Componen dan symbols Definisi ,fungsi dan cara kerjanya
1. The Basics
Langkah pertama adalah mengetahui bahwa symbol garis digunakan untuk
melambangkan kabel yang digunakan untuk menghubungkan komponen satu dengan yang
lainnya. Baris-baris ini adalah konduktor sempurna. Anda juga perlu mengenali
simbol untuk ground(GND), yang biasanya merupakan kelompok dari beberapa
penghubung, garis-garis paralel.
2. Resistors
2. Resistors
Resistor adalah komponen elektronika yang terbuat dari konduktor atau
semikonduktor yang bersifat sebagai tahanan / penghambat. Satuan Resistor
adalah Ohm (Ω). Ukuran lainnya adalah Watt. 1MegaOhm(MΩ)=1.000KiloOhmKΩ)
1KiloOhm(KΩ)=1.000Ohm(Ω) Resistor terbagi menjadi: a. Fixed resistor ( resistor
biasa ) adalah resistor yang ukurannya tetap. b. Variable resistor adalah
resistor yang ukurannya dapat dirubah.
Variable resistor ada 5 jenis yaitu : • Potensiometer • Trimmer Potensio (Trimpot) • NTC (Negative Temperatur Coefficient) : semakin panas hambatannya semakin kecil • PTC (Positive Temperatur Coefficient) : semakin panas hambatannya semakin besar • LDR (Light Dependence Resistor) : bila terkena cahaya maka hambatan akan mengecil
Fungsi resistor dalam rangkaian elektronika : • Sebagai beban rangkaian • Untuk membagi tegangan atau arus
RESISTOR YANG SERING DITEMUKAN DALAM RANGKAIAN LAPTOP MOTHERBOARD Simbol resistor dalam rangkaian : GABUNGAN RESISTOR Resistor Hubung Seri Resistor yang dihubungkan seri nilai hambatannya adalah Rt = R1 + R2 + R … Misal : 1K Ohm + 1K Ohm = 2K Ohm
Resistor Hubung Paralel Resistor yang dihubungkan paralel hasilnya adalah 1/Rt = 1/R1 + 1/R2 + 1/R ….. Misal : 1K Ohm diparalel dengan 1K Ohm hasilnya adalah 0,5 K Ohm. Mengukur Resistor Dengan Multi Tester 1. Pastikan anda sudah melakukan zerro Ohm adj. 2. Putar batas ukur pada Ohmmeter (pastikan batas ukur lebih tinggi atau hampir sama dengan perkiraan resistor yang diukur). 3. Hubungkan probe ke masing-masing kaki resistor (bolak balik sama saja) 4. Lihat penunjukan jarum pada papan skala. Kesimpulan Hasil Pengukuran 1. Jarum menunjuk angka sesuai dengan ukuran aslinya : resistor baik 2. Jarum menunjuk angka lebih besar / kecil dari ukuran aslinya : resistor rusak 3. Jarum tidak bergerak sama sekali : resistor putus 4. Jarum menunjuk angka nol : resistor short
3. Capacitors
.
Kapasitor terdiri dari dua konduktor paralel, yang disebut lempengan, yang dipisahkan oleh dielektrik, atau insulator, seperti kaca atau udara. Mereka digunakan untuk menyimpan muatan. Salah satu fungsi mereka adalah untuk membantu lonjakan tegangan halus yang disebabkan oleh petir atau dengan saklar listrik membuka dan menutup. Kapasitor biasa disimbolkan dengan dua garis sejajar.
Nama lainnya adalah kondensator Adalah komponen yang terdiri dari 2 pelat logam yang dipisahkan dengan isolator. Isolator ini menunjukkan nama dari kapasitor tersebut. Ukuran kapasitor adalah Farad. 1 Farad (F) = 1.000.000 mikro Farad (F) 1 mikro Farad (F) = 1.000 nano Farad (nF) 1 nano Farad (nF) = 1.000 piko Farad (pF) Sifat kapasitor adalah dapat menerima arus listrik dan menyimpannya dalam waktu yang relatif. Adapun jenis – jenis kapasitor berdasarkan isolatornya adalah sebagai berikut : a. Kondensator Elektrolit / ELCO (kondensator yang memiliki polaritas, kaki + dan kaki -) b. Kondensator Keramik c. Kondensator Mylar d. Kondensator Mika e. Kondensator Kertas
Penggunaan kapasitor dalam rangkaian : • Sebagai perata arus • Sebagai penyimpan arus listrik
Simbol Kondensator dalam Rangkaian adalah “C” dan simbol gambarnya adalah :
Cara Membaca Kapasitor Misalnya dibadan kapasitor tertera tulisan 330uF berarti kapasitor tersebut memiliki ukuran 330 mikro farad. Jika tegangan yang diberikan lebih besar dari tegangan kerja maka kapasitor akan rusak. Sisi kapasitor yang terdapat tanda + atau gelang menunjukkan kaki disisi tersebut adalah kaki positif. Cara Membaca Kapasitor Keramik / Mika / Mylar Misalnya di badan kapasitor tersebut tertera tulisan 103 artinya : • Angka I : melambangkan angka • Angka II : melambangkan angka • Angka III : melambangkan jumlah nol & ukurannya dalam piko Farad. Jadi nilai kapasitor tersebut adalah 10.000 pF = 10 nF = 0,01uF. Mengukur Kapsitor Dengan Multitester 1. Putar batas ukur pada Ohmmeter X1 / X10 untuk elco yang ukurannya besar dan X100 / X1K untuk elco yang ukurannya kecil. 2. Hubungkan probe ke masing-masing kaki ELCO (bolak balik sama saja) 3. Lihat penunjukan jarum pada papan skala.
Kesimpulan Hasil Pengukuran • Jarum menunjuk angka & kembali ke tempat semula : elco baik • Jarum menunjuk angka & tidak kembali ke tempat semula : elco bocor • Jarum tidak bergerak sama sekali : elco putus • Jarum menunjuk angka nol : elco short
Variable resistor ada 5 jenis yaitu : • Potensiometer • Trimmer Potensio (Trimpot) • NTC (Negative Temperatur Coefficient) : semakin panas hambatannya semakin kecil • PTC (Positive Temperatur Coefficient) : semakin panas hambatannya semakin besar • LDR (Light Dependence Resistor) : bila terkena cahaya maka hambatan akan mengecil
Fungsi resistor dalam rangkaian elektronika : • Sebagai beban rangkaian • Untuk membagi tegangan atau arus
RESISTOR YANG SERING DITEMUKAN DALAM RANGKAIAN LAPTOP MOTHERBOARD Simbol resistor dalam rangkaian : GABUNGAN RESISTOR Resistor Hubung Seri Resistor yang dihubungkan seri nilai hambatannya adalah Rt = R1 + R2 + R … Misal : 1K Ohm + 1K Ohm = 2K Ohm
Resistor Hubung Paralel Resistor yang dihubungkan paralel hasilnya adalah 1/Rt = 1/R1 + 1/R2 + 1/R ….. Misal : 1K Ohm diparalel dengan 1K Ohm hasilnya adalah 0,5 K Ohm. Mengukur Resistor Dengan Multi Tester 1. Pastikan anda sudah melakukan zerro Ohm adj. 2. Putar batas ukur pada Ohmmeter (pastikan batas ukur lebih tinggi atau hampir sama dengan perkiraan resistor yang diukur). 3. Hubungkan probe ke masing-masing kaki resistor (bolak balik sama saja) 4. Lihat penunjukan jarum pada papan skala. Kesimpulan Hasil Pengukuran 1. Jarum menunjuk angka sesuai dengan ukuran aslinya : resistor baik 2. Jarum menunjuk angka lebih besar / kecil dari ukuran aslinya : resistor rusak 3. Jarum tidak bergerak sama sekali : resistor putus 4. Jarum menunjuk angka nol : resistor short
3. Capacitors
.
Kapasitor terdiri dari dua konduktor paralel, yang disebut lempengan, yang dipisahkan oleh dielektrik, atau insulator, seperti kaca atau udara. Mereka digunakan untuk menyimpan muatan. Salah satu fungsi mereka adalah untuk membantu lonjakan tegangan halus yang disebabkan oleh petir atau dengan saklar listrik membuka dan menutup. Kapasitor biasa disimbolkan dengan dua garis sejajar.
Nama lainnya adalah kondensator Adalah komponen yang terdiri dari 2 pelat logam yang dipisahkan dengan isolator. Isolator ini menunjukkan nama dari kapasitor tersebut. Ukuran kapasitor adalah Farad. 1 Farad (F) = 1.000.000 mikro Farad (F) 1 mikro Farad (F) = 1.000 nano Farad (nF) 1 nano Farad (nF) = 1.000 piko Farad (pF) Sifat kapasitor adalah dapat menerima arus listrik dan menyimpannya dalam waktu yang relatif. Adapun jenis – jenis kapasitor berdasarkan isolatornya adalah sebagai berikut : a. Kondensator Elektrolit / ELCO (kondensator yang memiliki polaritas, kaki + dan kaki -) b. Kondensator Keramik c. Kondensator Mylar d. Kondensator Mika e. Kondensator Kertas
Penggunaan kapasitor dalam rangkaian : • Sebagai perata arus • Sebagai penyimpan arus listrik
Simbol Kondensator dalam Rangkaian adalah “C” dan simbol gambarnya adalah :
Cara Membaca Kapasitor Misalnya dibadan kapasitor tertera tulisan 330uF berarti kapasitor tersebut memiliki ukuran 330 mikro farad. Jika tegangan yang diberikan lebih besar dari tegangan kerja maka kapasitor akan rusak. Sisi kapasitor yang terdapat tanda + atau gelang menunjukkan kaki disisi tersebut adalah kaki positif. Cara Membaca Kapasitor Keramik / Mika / Mylar Misalnya di badan kapasitor tersebut tertera tulisan 103 artinya : • Angka I : melambangkan angka • Angka II : melambangkan angka • Angka III : melambangkan jumlah nol & ukurannya dalam piko Farad. Jadi nilai kapasitor tersebut adalah 10.000 pF = 10 nF = 0,01uF. Mengukur Kapsitor Dengan Multitester 1. Putar batas ukur pada Ohmmeter X1 / X10 untuk elco yang ukurannya besar dan X100 / X1K untuk elco yang ukurannya kecil. 2. Hubungkan probe ke masing-masing kaki ELCO (bolak balik sama saja) 3. Lihat penunjukan jarum pada papan skala.
Kesimpulan Hasil Pengukuran • Jarum menunjuk angka & kembali ke tempat semula : elco baik • Jarum menunjuk angka & tidak kembali ke tempat semula : elco bocor • Jarum tidak bergerak sama sekali : elco putus • Jarum menunjuk angka nol : elco short
4. Inductors
Induktor terbuat dari gulungan kawat, dan digunakan untuk menghasilkan
medan magnet. Kadang-kadang mereka ditempatkan dalam casing; ada pula, mereka
hanya koil telanjang di papan sirkuit. Sebuah solenoida, yang merupakan kawat
dalam bentuk heliks, adalah contoh dari sebuah induktor. Induktor merupakan
bagian penting dari perangkat seperti tuner, motor dan transformer. Simbol
mereka adalah kumparan.
Induktor ( reaktor atau coil) adalah komponen listrik pasif yang dapat menyimpan energi dalam medan magnet yang diciptakan oleh arus listrik yang lewat melalui itu. Kemampuan induktor untuk menyimpan energi magnetik diukur dengan induktansi, dalam unit henries. Setiap konduktor memiliki induktansi (lihat “kawat konduktor Lurus” persamaan di bawah) meskipun konduktor biasanya luka di loop untuk memperkuat medan magnet.
Karena waktu bervariasi medan magnet di dalam kumparan, tegangan induksi, menurut hukum Faraday induksi elektromagnetik, yang oleh Hukum Lenz menentang perubahan dalam arus yang menciptakannya. Induktor adalah salah satu komponen dasar yang digunakan dalam elektronik di mana perubahan arus dan tegangan dengan waktu, karena kemampuan induktor untuk menunda dan membentuk arus bolak-balik. Induktor disebut choke digunakan sebagai bagian dari filter dalam pasokan listrik atau dapat digunakan untuk memblokir sinyal AC dari melewati sirkuit.
5. Voltage Sources
Induktor ( reaktor atau coil) adalah komponen listrik pasif yang dapat menyimpan energi dalam medan magnet yang diciptakan oleh arus listrik yang lewat melalui itu. Kemampuan induktor untuk menyimpan energi magnetik diukur dengan induktansi, dalam unit henries. Setiap konduktor memiliki induktansi (lihat “kawat konduktor Lurus” persamaan di bawah) meskipun konduktor biasanya luka di loop untuk memperkuat medan magnet.
Karena waktu bervariasi medan magnet di dalam kumparan, tegangan induksi, menurut hukum Faraday induksi elektromagnetik, yang oleh Hukum Lenz menentang perubahan dalam arus yang menciptakannya. Induktor adalah salah satu komponen dasar yang digunakan dalam elektronik di mana perubahan arus dan tegangan dengan waktu, karena kemampuan induktor untuk menunda dan membentuk arus bolak-balik. Induktor disebut choke digunakan sebagai bagian dari filter dalam pasokan listrik atau dapat digunakan untuk memblokir sinyal AC dari melewati sirkuit.
5. Voltage Sources
Sumber tegangan mungkin baterai atau arus bolak-balik (AC) seperti yang
ditarik dari stopkontak listrik. Garis paralel panjang dan pendek biasanya
mewakili baterai. Sumber AC biasanya digambarkan oleh lingkaran dengan swirls
dalamnya.
6. Measurement Devices
6. Measurement Devices
VA multimeter adalah perangkat yang digunakan untuk mengukur kekuatan
sinyal di sirkuit. Sebagai sebuah voltmeter, mengukur jumlah arus tegangan arus
bolak atau langsung di sirkuit. Sebagai ammeter, itu mengukur jumlah saat ini.
Simbol yang baik lingkaran dengan di dalam V untuk voltmeter, atau lingkaran
dengan di A untuk sebuah ammeter.
7. Miscellaneous
7. Miscellaneous
Switch digunakan untuk menghentikan dan memulai aliran arus dalam sebuah
rangkaian. Mereka diwakili oleh garis dengan potongan yang dilingkarkan pada
sudut ke seluruh baris.
8. Dioda
Sifat dioda : • Jika diberi arah maju (tegangan positif => anoda dan tegangan negatif => katoda) akan menghantarkan arus dan sebaliknya,
• Jika diberi arah mundur (tegangan positif => katoda dan tegangan negatif => anoda) tidak akan menghantarkan arus.
Fungsi Dioda : • Sebagai penyearah • Sebagai pengaman rangkaian dari kemungkinan terbaliknya polaritas Mengukur Dioda Dengan Multitester Putar batas ukur pada Ohmmeter X10 / X100 1. probe merah => katoda, probe hitam => anoda => Jarum bergerak bukan nol. kemudian posisi dibalik : probe merah => anoda, probe hitam => katoda, Jarum tdk bergerak berarti dioda dalam kondisi BAIK. 2. probe merah => katoda, probe hitam => anoda => Jarum bergerak atau menunjuk nol. kemudian posisi dibalik : probe merah => anoda, probe hitam => katoda => Jarum bergerak atau menunjuk nol berarti dioda dalam kondisi RUSAK / SHORT. DIODA ZENERTerbuat dari bahan silikon. Biasanya digunakan pada rangkaian power supply dimana fungsinya adalah sebagai penstabil arus. Meskipun arus AC yang dirubah ke DC berubah-ubah, tidak akan berpengaruh jika terdapat dioda zener ini. Adapun sifatnya adalah sebagai berikut : • Tegangan yang dicapai maksimal rata-rata 0,7 s/d 12 volt • Hanya tahan terhadap arus kecil, maksimal 1 s/d 50 mA • Hampir tidak ada tegangan yang hilang jika sudah melewati dioda zener.
Contoh dioda zener : zener 6 volt, zener 12 volt, dll Pengukuran baik tidaknya dioda zener sama dengan pengukuran dioda biasa. Aplikasi dalam rangkaian : dikutip dari :
9ekohasan
9.FET’S
FET bentuk fisiknya seperti transistor. Fungsinya adalah untuk menaikkan tegangan atau menurunkan tegangan. FET memiliki tiga kaki juga yaitu :
• GATE (G) adalah kaki input • DRAIN (D) adalah kaki output • SOURCE (S) adalah kaki sumber
Fungsinya biasanya digunakan pada rangkaian power supply jenis switching untuk menghasilkan tegangan tinggi untuk menggerakkan trafo.
Kakinya biasanya sudah pasti yaitu bila kita hadapkan FET ke arah kita maka urutan kakinya dari kiri ke kanan adalah GATE, DRAIN, SOURCE.
• Contoh FET penaik tegangan : K 793, K 1117, K 1214, IRF 630, IRF 730, IRF 620, dll. • Contoh FET penurun tegangan : IRF 9610, IRF 9630, dll (biasanya 4 angka u/ IRF)
• FET PENAIK TEGANGAN Cara mengukur : Batas ukur Ohmmeter X10 / X1K
• FET PENURUN TEGANGANCara mengukur : Batas ukur Ohmmeter X10 / X1K
dikutip dari : ekohasan
MENGENAL MOSFET (Metal-Oxide-Semiconductor-Field-Effect-Transistor dan transistor)
mosfet adalah salah satu jenis transistor,mosfet yang kita temukan di motherboard Laptop adalah jenis transistor modern.(transistor polaritas:NPN atau N-channel, PNP atau P-channel)
Jenis-jenis transistor
Secara umum, transistor dapat dibeda-bedakan berdasarkan banyak kategori:
-Materi semikonduktor: Germanium, Silikon, Gallium Arsenide
- Kemasan fisik: Through Hole Metal, Through Hole Plastic, Surface Mount, IC, dan lain-lain
- Tipe: UJT, BJT(bipolar junction transistor), JFET, IGFET (MOSFET), IGBT, HBT, MISFET, VMOSFET, MESFET, HEMT, SCR serta pengembangan dari transistor yaitu IC (Integrated Circuit) dan lain-lain.
- Polaritas: NPN atau N-channel, PNP atau P-channel
- Maximum kapasitas daya: Low Power, Medium Power, High Power
- Maximum frekwensi kerja: Low, Medium, atau High Frequency, RF transistor, Microwave, dan lain-lain
Transistor efek–medan(Field-Effect-Transistor)atau Fet’s.
Transistor efek–medan (FET) adalah salah satu jenis transistor menggunakan medan listrik untuk mengendalikan konduktifitas suatu kanal dari jenis pembawa muatan tunggal dalam bahan semikonduktor. FET kadang-kadang disebut sebagai transistor ekakutub untuk membedakan operasi pembawa muatan tunggal yang dilakukannya dengan operasi dua pembawa muatan pada transistor dwikutub (BJT).
Semua FET mempunyai sebuah saluran gerbang (gate), cerat (drain) dan sumber (source) yang kira-kira sama dengan basis, kolektor dan emitor pada BJT. Selain JFET, semua FET juga mempunyai saluran keempat yang dinamakan badan, dasar atau substrat. Saluran keempat ini melayani kegunaan teknis dalam pemanjaran transistor kedalam titik operasi. Terminal ini sangat jarang digunakan pada desain sirkuit, tetapi keberadaannya penting saat merancang penataan sirkuit terpadu.
Irisan MOSFET tipe-n
Nama-nama saluran pada FET mengacu pada fungsinya. Saluran gerbang dapat dianggap sebagai pengontrol buka-tutup dari gerbang sesungguhnya. Gerbang ini mengizinkan elektron untuk mengalir atau mencegahnya dengan membuat dan mengikangkan sebuah kanal di antara sumber dan cerat. Elektron mengalir dari sumber menuju ke saluran cerat jika ada tegangan yang diberikan. Badan merupakan seluruh semikonduktor dasar dimana gerbang, sumber dan cerat diletakkan. Biasanya saluran badan disambungkan ke tegangan tertinggi atau terendah pada sirkuit, tergantung pada tipenya. Saluran badan dan saluran sumber biasanya disambungkan karena sumber biasanya disambungkan ke tegangan tertinggi atau terendah dari sirkuit, tetapi ada beberapa penggunaan dari FET yang tidak seperti demikian, seperti sirkuit gerbang transmisi dan kaskoda.
FET mengendalikan aliran elektron (atau lubang elektron pada FET kanal-p) dari sumber ke cerat dengan mengubah besar dan bentuk dari sebuah kanal konduktif yang dibentuk oleh adanya tegangan (atau kurangnya tegangan pada FET kanal-p) yang dikenakan menyeberangi saluran gerbang dan sumber (untuk mempermudah penjabaran, diasumsikan bahwa badan dan sumber disambungkan). Kanal konduktif ini adalah jalur dimana elektron (atau lubang) mengalir dari sumber ke cerat. Dengan menganggap sebuah peranti kanal-n moda pemiskinan. Sebuah tegangan negatif gerbang-ke-sumber menyebabkan daerah pemiskinan untuk bertambah lebar dan menghalangi kanal dari kedua sisi, mempersempit kanal konduktif. Jika daerah pemiskinan menutup kanal sepenuhnya, resistansi kanal dari sumber ke cerat menjadi besar, dan FET dimatikan seperti sakelar yang terbuka. Sebaliknya, sebuah tegangan positif gerbang-ke-sumber menambah lebar kanal dan memungkinkan elektron mengalir dengan mudah. Sekarang menganggap sebuah peranti kanal-n moda pengayaan. Sebuah tegangan positif gerbang-ke-sumber dibutuhkan untuk membuat kanal konduktif karena ini tidak terdapat secara alami di dalam transistor. Tegangan positif menarik elektron bebas pada badan menuju ke gerbang, membuat sebuah kanal konduktif. Tetapi elektron yang cukup harus ditarik dekat ke gerbang untuk melawan ion doping yang ditambahkan ke badan FET, ini membentuk sebuah daerah yang bebas dari pembawa bergerak yang dinamakan daerah pemiskinan, dan fenomena ini disebut sebagai tegangan tahan dari FET. Peningkatan tegangan gerbang-ke-sumber yang lebih lanjut akan menarik lebih banyak lagi elektron menuju ke garbang yang memungkinkannya untuk membuat sebuah kanal konduktif dari sumber ke cerat, proses ini disebut pembalikan. Baik pada peranti moda pengayaan ataupun pemiskinan, jika tegangan cerat-ke-sumber jauh lebih rendah dari tegangan gerbang-ke-sumber, mengubah tegangan gerbang akan mengubah resistansi kanal, dan arus cerat akan sebanding dengan tegangan cerat terhadap sumber. Pada moda ini, FET berlaku seperti
sebuah resistor variabel dan FET dikatakan beroperasi pada moda linier atau moda ohmik[1][2] Jika tegangan cerat-ke-sumber meningkat, ini membuat perubahan bentuk kanal yang signifikan dan taksimetrik dikarenakan gradien tegangan dari sumber ke cerat. Bentuk dari daerah pembalikan menjadi kurus dekat ujung cerat dari kanal. Jika tegangan cerat-ke-sumber ditingkatkan lebih lanjut, titik kurus dari kanal mulai bergerak dari cerat menuju ke sumber. Pada keadaan ini, FET dikatakan dalam moda penjenuhan,[3] beberapa orang menyebutnya sebagai moda aktif, untuk menganalogikan dengan daerah operasi transistor dwikutub.[4][5] Moda penjenuhan, atau daerah antara linier dan penjenuhan digunakan jika diinginkan adanya penguatan. Daerah antara tersebut seringkali dianggap sebagai bagian dari daerah linier, bahkan walaupun arus cerat tidak linier dengan tegangan cerat. Bahkan jika kanal konduktif yang dibentuk oleh tegangan gerbang-ke-sumber tidak lagi menghubungkan sumber ke cerat saat moda penjenuhan, Pembawa muatan tidak dihalangi untuk mengalir. Dengan menganggap peranti kanal-n, sebuah daerah pemiskinan terdapat pada badan tipe-p, mengelilingi kanal konduktif, daerah cerat dan daerah sumber. Elektron yang mencakupi kanal bebas untuk bergerak keluar dari kanal melalui daerah pemiskinan jika ditarik ke cerat oleh tegangan cerat-ke-sumber. Daerah pemiskinan ini bebas dari pembawa dan memiliki resistansi seperti silikon. Penambahan apapun pada tegangan cerat-ke-sumber akan menambah jarak dari cerat ke titik kurus, menambah resistansi dikarenakan daerah pemiskinan sebanding dengan tegangan tegangan cerat-ke-sumber. Perubahan yang sebanding ini menyebabkan arus cerat-ke-sumber untuk tetap relatif tetap tak terpengaruh oleh perubahan tegangan cerat-ke-sumber dan benar-benar berbeda dari operasi moda linier. Dengan demikian, pada moda penjenuhan, FET lebih berlaku seperti sebuah sumber arus konstan daripada sebagai sebuah resistor variabel dan dapat digunakan secara efektif sebagai penguat tegangan. Pada situasi ini, tegangan gerbang-ke-sumber menentukan besarnya arus konstan yang melewati kanal.
Jenis-jenis transistor efek medan
Kanal pada FET telah didoping untuk membuat baik semikonduktor tipe-n maupun semikonduktor tipe-p. Pada FET moda pengayaan, cerat dan sumber dibuat berbeda tipe dengan kanal, sedangkan pada FET moda pemiskinan dibuat setipe dengan kanal. FET juga dibeda-bedakan berdasarkan metoda pengisolasian di antara gerbang dan kanal. Jenis-jenis dari FET adalah:
-MOSFET (Metal–Oxide–Semiconductor FET, FET Semikonduktor–Oksida–Logam) menggunakan isolator (biasanya SiO2) di antara gerbang dan badan.
-JFET (Junction FET, FET Pertemuan) menggunakan pertemuan p-n yang dipanjar terbalik untuk memisahkan gerbang dari badan.
-MESFET (Metal–Semiconductor FET, FET Semikonduktor–Logam) menggantikan pertemuan p-n pada JFET dengan penghalang Schottky, digunakan pada GaAs dan bahan semikonduktor lainnya.
-HEMT (High Electron Mobility Transistor, Transistor Pergerakan Elektron Tinggi), juga disebut HFET (heterostructure FET, FET Struktur Campur). Material celah-jalur-lebar yang dikurangi penuh membentuk isolasi antara gerbang dan badan.
-IGBT (Insulated-Gate Bipolar Transistor, Transistor Dwikutub Gerbang-Terisolasi) adalah peranti untuk pengendali daya tinggi. Ini mempunyai struktur mirip sebuah MOSFET yang digandengkan dengan kanal konduksi utama yang mirip transistor dwikutub. Ini sering digunakan pada tegangan operasi cerat-ke-sumber antara 200-3000 V. MOSFET daya masih merupakan peranti pilihan utama untuk tegangan cerat-ke-sumber antara 1-200 V.
-FREDFET (Fast Reverse/Recovery Epitaxial Diode FET, FET Dioda Epitaksial Cepat Balik/Pulih) adalah sebuah FET yang didesain khusus untuk memberikan kecepatan pemulihan (pematian) yang sangat cepat dari dioda badan.
-ISFET (Ion-Sensitive FET, FET Sensitif-Ion) digunakan untuk mengukur konsentrasi ion pada larutan, ketika konsentrasi ion (seperti pH) berubah, arus yang mengalir melalui transistor juga berubah.
-DNAFET adalah FET khusus yang berfungsi sebagai sebuah biosensor, dengan menggunakan gerbang yang dibuat dari molekul salah satu helai DNA untuk mendeteksi helaian DNA yang cocok.
FET yang paling sering digunakan adalah MOSFET. Teknologi proses CMOS (complementary-symmetry metal oxide semiconductor) adalah dasar dari sirkuit terpadu digital modern. Lapisan isolasi tipis antara gerbang dan kanal membuat FET rawan terhadap kerusakan akibat pengosongan elektrostatik selama penanganan. Biasanya ini bukanlah sebuah masalah setelah peranti terpasang. Pada FET, elektron dapat mengalir pada kedua arah melalui kanal ketika dioperasikan pada moda linier, dan konvensi penamaan antara saluran sumber dan saluran cerat agak merupakan keputusan sendiri, karena peranti FET biasanya (tetapi tidak selalu) dibuat simetris dari sumber ke cerat. Ini membuat FET cocok untuk mensakelarkan isyarat analog di antara kedua arah (pemultipleks).
FET (juga dinamakan transistor unipolar) hanya menggunakan satu jenis pembawa muatan (elektron atau hole, tergantung dari tipe FET). Dalam FET, arus listrik utama mengalir dalam satu kanal konduksi sempit dengan depletion zone di kedua sisinya (dibandingkan dengan transistor bipolar dimana daerah Basis memotong
arah arus listrik utama). Dan ketebalan dari daerah perbatasan ini dapat dirubah dengan perubahan tegangan yang diberikan, untuk mengubah ketebalan kanal konduksi tersebut.
Transistor efek-medan semikonduktor logam-oksida (MOSFET) adalah salah satu jenis transistor efek medan. Prinsip dasar perangkat ini pertama kali diusulkan oleh Julius Edgar Lilienfeld pada tahun 1925 . MOSFET mencakup kanal dari bahan semikonduktor tipe-N dan tipe-P, dan disebut NMOSFET atau PMOSFET (juga biasa nMOS, pMOS). Ini adalah transistor yang paling umum pada sirkuit digital maupun analog, namun transistor pertemuan dwikutub pada satu waktu lebih umum.
MOSFET gerbang ganda
MOSFET gerbang ganda mempunyai konfigurasi tetroda, dimana semua gerbang mengendalikan arus dalam peranti. Ini biasanya digunakan untuk peranti isyarat kecil pada penggunaan frekuensi radio dimana gerbang kedua gerang keduanya digunakan sebagai pengendali penguatan atau pencampuran dan pengubahan frekuensi.
Untuk jenis transistor modern yang telah terintegrasi dan dikemas dalam bentuk chip akan lebih mudah membaca cara kerjanya dengan mendownload data sheet nya dengan mencantumkan seri yang tertera pada PU(Power integrated circuit) chips ic.
8. Dioda
Sifat dioda : • Jika diberi arah maju (tegangan positif => anoda dan tegangan negatif => katoda) akan menghantarkan arus dan sebaliknya,
• Jika diberi arah mundur (tegangan positif => katoda dan tegangan negatif => anoda) tidak akan menghantarkan arus.
Fungsi Dioda : • Sebagai penyearah • Sebagai pengaman rangkaian dari kemungkinan terbaliknya polaritas Mengukur Dioda Dengan Multitester Putar batas ukur pada Ohmmeter X10 / X100 1. probe merah => katoda, probe hitam => anoda => Jarum bergerak bukan nol. kemudian posisi dibalik : probe merah => anoda, probe hitam => katoda, Jarum tdk bergerak berarti dioda dalam kondisi BAIK. 2. probe merah => katoda, probe hitam => anoda => Jarum bergerak atau menunjuk nol. kemudian posisi dibalik : probe merah => anoda, probe hitam => katoda => Jarum bergerak atau menunjuk nol berarti dioda dalam kondisi RUSAK / SHORT. DIODA ZENERTerbuat dari bahan silikon. Biasanya digunakan pada rangkaian power supply dimana fungsinya adalah sebagai penstabil arus. Meskipun arus AC yang dirubah ke DC berubah-ubah, tidak akan berpengaruh jika terdapat dioda zener ini. Adapun sifatnya adalah sebagai berikut : • Tegangan yang dicapai maksimal rata-rata 0,7 s/d 12 volt • Hanya tahan terhadap arus kecil, maksimal 1 s/d 50 mA • Hampir tidak ada tegangan yang hilang jika sudah melewati dioda zener.
Contoh dioda zener : zener 6 volt, zener 12 volt, dll Pengukuran baik tidaknya dioda zener sama dengan pengukuran dioda biasa. Aplikasi dalam rangkaian : dikutip dari :
9ekohasan
9.FET’S
FET bentuk fisiknya seperti transistor. Fungsinya adalah untuk menaikkan tegangan atau menurunkan tegangan. FET memiliki tiga kaki juga yaitu :
• GATE (G) adalah kaki input • DRAIN (D) adalah kaki output • SOURCE (S) adalah kaki sumber
Fungsinya biasanya digunakan pada rangkaian power supply jenis switching untuk menghasilkan tegangan tinggi untuk menggerakkan trafo.
Kakinya biasanya sudah pasti yaitu bila kita hadapkan FET ke arah kita maka urutan kakinya dari kiri ke kanan adalah GATE, DRAIN, SOURCE.
• Contoh FET penaik tegangan : K 793, K 1117, K 1214, IRF 630, IRF 730, IRF 620, dll. • Contoh FET penurun tegangan : IRF 9610, IRF 9630, dll (biasanya 4 angka u/ IRF)
• FET PENAIK TEGANGAN Cara mengukur : Batas ukur Ohmmeter X10 / X1K
• FET PENURUN TEGANGANCara mengukur : Batas ukur Ohmmeter X10 / X1K
dikutip dari : ekohasan
MENGENAL MOSFET (Metal-Oxide-Semiconductor-Field-Effect-Transistor dan transistor)
mosfet adalah salah satu jenis transistor,mosfet yang kita temukan di motherboard Laptop adalah jenis transistor modern.(transistor polaritas:NPN atau N-channel, PNP atau P-channel)
Jenis-jenis transistor
Secara umum, transistor dapat dibeda-bedakan berdasarkan banyak kategori:
-Materi semikonduktor: Germanium, Silikon, Gallium Arsenide
- Kemasan fisik: Through Hole Metal, Through Hole Plastic, Surface Mount, IC, dan lain-lain
- Tipe: UJT, BJT(bipolar junction transistor), JFET, IGFET (MOSFET), IGBT, HBT, MISFET, VMOSFET, MESFET, HEMT, SCR serta pengembangan dari transistor yaitu IC (Integrated Circuit) dan lain-lain.
- Polaritas: NPN atau N-channel, PNP atau P-channel
- Maximum kapasitas daya: Low Power, Medium Power, High Power
- Maximum frekwensi kerja: Low, Medium, atau High Frequency, RF transistor, Microwave, dan lain-lain
Transistor efek–medan(Field-Effect-Transistor)atau Fet’s.
Transistor efek–medan (FET) adalah salah satu jenis transistor menggunakan medan listrik untuk mengendalikan konduktifitas suatu kanal dari jenis pembawa muatan tunggal dalam bahan semikonduktor. FET kadang-kadang disebut sebagai transistor ekakutub untuk membedakan operasi pembawa muatan tunggal yang dilakukannya dengan operasi dua pembawa muatan pada transistor dwikutub (BJT).
Semua FET mempunyai sebuah saluran gerbang (gate), cerat (drain) dan sumber (source) yang kira-kira sama dengan basis, kolektor dan emitor pada BJT. Selain JFET, semua FET juga mempunyai saluran keempat yang dinamakan badan, dasar atau substrat. Saluran keempat ini melayani kegunaan teknis dalam pemanjaran transistor kedalam titik operasi. Terminal ini sangat jarang digunakan pada desain sirkuit, tetapi keberadaannya penting saat merancang penataan sirkuit terpadu.
Irisan MOSFET tipe-n
Nama-nama saluran pada FET mengacu pada fungsinya. Saluran gerbang dapat dianggap sebagai pengontrol buka-tutup dari gerbang sesungguhnya. Gerbang ini mengizinkan elektron untuk mengalir atau mencegahnya dengan membuat dan mengikangkan sebuah kanal di antara sumber dan cerat. Elektron mengalir dari sumber menuju ke saluran cerat jika ada tegangan yang diberikan. Badan merupakan seluruh semikonduktor dasar dimana gerbang, sumber dan cerat diletakkan. Biasanya saluran badan disambungkan ke tegangan tertinggi atau terendah pada sirkuit, tergantung pada tipenya. Saluran badan dan saluran sumber biasanya disambungkan karena sumber biasanya disambungkan ke tegangan tertinggi atau terendah dari sirkuit, tetapi ada beberapa penggunaan dari FET yang tidak seperti demikian, seperti sirkuit gerbang transmisi dan kaskoda.
FET mengendalikan aliran elektron (atau lubang elektron pada FET kanal-p) dari sumber ke cerat dengan mengubah besar dan bentuk dari sebuah kanal konduktif yang dibentuk oleh adanya tegangan (atau kurangnya tegangan pada FET kanal-p) yang dikenakan menyeberangi saluran gerbang dan sumber (untuk mempermudah penjabaran, diasumsikan bahwa badan dan sumber disambungkan). Kanal konduktif ini adalah jalur dimana elektron (atau lubang) mengalir dari sumber ke cerat. Dengan menganggap sebuah peranti kanal-n moda pemiskinan. Sebuah tegangan negatif gerbang-ke-sumber menyebabkan daerah pemiskinan untuk bertambah lebar dan menghalangi kanal dari kedua sisi, mempersempit kanal konduktif. Jika daerah pemiskinan menutup kanal sepenuhnya, resistansi kanal dari sumber ke cerat menjadi besar, dan FET dimatikan seperti sakelar yang terbuka. Sebaliknya, sebuah tegangan positif gerbang-ke-sumber menambah lebar kanal dan memungkinkan elektron mengalir dengan mudah. Sekarang menganggap sebuah peranti kanal-n moda pengayaan. Sebuah tegangan positif gerbang-ke-sumber dibutuhkan untuk membuat kanal konduktif karena ini tidak terdapat secara alami di dalam transistor. Tegangan positif menarik elektron bebas pada badan menuju ke gerbang, membuat sebuah kanal konduktif. Tetapi elektron yang cukup harus ditarik dekat ke gerbang untuk melawan ion doping yang ditambahkan ke badan FET, ini membentuk sebuah daerah yang bebas dari pembawa bergerak yang dinamakan daerah pemiskinan, dan fenomena ini disebut sebagai tegangan tahan dari FET. Peningkatan tegangan gerbang-ke-sumber yang lebih lanjut akan menarik lebih banyak lagi elektron menuju ke garbang yang memungkinkannya untuk membuat sebuah kanal konduktif dari sumber ke cerat, proses ini disebut pembalikan. Baik pada peranti moda pengayaan ataupun pemiskinan, jika tegangan cerat-ke-sumber jauh lebih rendah dari tegangan gerbang-ke-sumber, mengubah tegangan gerbang akan mengubah resistansi kanal, dan arus cerat akan sebanding dengan tegangan cerat terhadap sumber. Pada moda ini, FET berlaku seperti
sebuah resistor variabel dan FET dikatakan beroperasi pada moda linier atau moda ohmik[1][2] Jika tegangan cerat-ke-sumber meningkat, ini membuat perubahan bentuk kanal yang signifikan dan taksimetrik dikarenakan gradien tegangan dari sumber ke cerat. Bentuk dari daerah pembalikan menjadi kurus dekat ujung cerat dari kanal. Jika tegangan cerat-ke-sumber ditingkatkan lebih lanjut, titik kurus dari kanal mulai bergerak dari cerat menuju ke sumber. Pada keadaan ini, FET dikatakan dalam moda penjenuhan,[3] beberapa orang menyebutnya sebagai moda aktif, untuk menganalogikan dengan daerah operasi transistor dwikutub.[4][5] Moda penjenuhan, atau daerah antara linier dan penjenuhan digunakan jika diinginkan adanya penguatan. Daerah antara tersebut seringkali dianggap sebagai bagian dari daerah linier, bahkan walaupun arus cerat tidak linier dengan tegangan cerat. Bahkan jika kanal konduktif yang dibentuk oleh tegangan gerbang-ke-sumber tidak lagi menghubungkan sumber ke cerat saat moda penjenuhan, Pembawa muatan tidak dihalangi untuk mengalir. Dengan menganggap peranti kanal-n, sebuah daerah pemiskinan terdapat pada badan tipe-p, mengelilingi kanal konduktif, daerah cerat dan daerah sumber. Elektron yang mencakupi kanal bebas untuk bergerak keluar dari kanal melalui daerah pemiskinan jika ditarik ke cerat oleh tegangan cerat-ke-sumber. Daerah pemiskinan ini bebas dari pembawa dan memiliki resistansi seperti silikon. Penambahan apapun pada tegangan cerat-ke-sumber akan menambah jarak dari cerat ke titik kurus, menambah resistansi dikarenakan daerah pemiskinan sebanding dengan tegangan tegangan cerat-ke-sumber. Perubahan yang sebanding ini menyebabkan arus cerat-ke-sumber untuk tetap relatif tetap tak terpengaruh oleh perubahan tegangan cerat-ke-sumber dan benar-benar berbeda dari operasi moda linier. Dengan demikian, pada moda penjenuhan, FET lebih berlaku seperti sebuah sumber arus konstan daripada sebagai sebuah resistor variabel dan dapat digunakan secara efektif sebagai penguat tegangan. Pada situasi ini, tegangan gerbang-ke-sumber menentukan besarnya arus konstan yang melewati kanal.
Jenis-jenis transistor efek medan
Kanal pada FET telah didoping untuk membuat baik semikonduktor tipe-n maupun semikonduktor tipe-p. Pada FET moda pengayaan, cerat dan sumber dibuat berbeda tipe dengan kanal, sedangkan pada FET moda pemiskinan dibuat setipe dengan kanal. FET juga dibeda-bedakan berdasarkan metoda pengisolasian di antara gerbang dan kanal. Jenis-jenis dari FET adalah:
-MOSFET (Metal–Oxide–Semiconductor FET, FET Semikonduktor–Oksida–Logam) menggunakan isolator (biasanya SiO2) di antara gerbang dan badan.
-JFET (Junction FET, FET Pertemuan) menggunakan pertemuan p-n yang dipanjar terbalik untuk memisahkan gerbang dari badan.
-MESFET (Metal–Semiconductor FET, FET Semikonduktor–Logam) menggantikan pertemuan p-n pada JFET dengan penghalang Schottky, digunakan pada GaAs dan bahan semikonduktor lainnya.
-HEMT (High Electron Mobility Transistor, Transistor Pergerakan Elektron Tinggi), juga disebut HFET (heterostructure FET, FET Struktur Campur). Material celah-jalur-lebar yang dikurangi penuh membentuk isolasi antara gerbang dan badan.
-IGBT (Insulated-Gate Bipolar Transistor, Transistor Dwikutub Gerbang-Terisolasi) adalah peranti untuk pengendali daya tinggi. Ini mempunyai struktur mirip sebuah MOSFET yang digandengkan dengan kanal konduksi utama yang mirip transistor dwikutub. Ini sering digunakan pada tegangan operasi cerat-ke-sumber antara 200-3000 V. MOSFET daya masih merupakan peranti pilihan utama untuk tegangan cerat-ke-sumber antara 1-200 V.
-FREDFET (Fast Reverse/Recovery Epitaxial Diode FET, FET Dioda Epitaksial Cepat Balik/Pulih) adalah sebuah FET yang didesain khusus untuk memberikan kecepatan pemulihan (pematian) yang sangat cepat dari dioda badan.
-ISFET (Ion-Sensitive FET, FET Sensitif-Ion) digunakan untuk mengukur konsentrasi ion pada larutan, ketika konsentrasi ion (seperti pH) berubah, arus yang mengalir melalui transistor juga berubah.
-DNAFET adalah FET khusus yang berfungsi sebagai sebuah biosensor, dengan menggunakan gerbang yang dibuat dari molekul salah satu helai DNA untuk mendeteksi helaian DNA yang cocok.
FET yang paling sering digunakan adalah MOSFET. Teknologi proses CMOS (complementary-symmetry metal oxide semiconductor) adalah dasar dari sirkuit terpadu digital modern. Lapisan isolasi tipis antara gerbang dan kanal membuat FET rawan terhadap kerusakan akibat pengosongan elektrostatik selama penanganan. Biasanya ini bukanlah sebuah masalah setelah peranti terpasang. Pada FET, elektron dapat mengalir pada kedua arah melalui kanal ketika dioperasikan pada moda linier, dan konvensi penamaan antara saluran sumber dan saluran cerat agak merupakan keputusan sendiri, karena peranti FET biasanya (tetapi tidak selalu) dibuat simetris dari sumber ke cerat. Ini membuat FET cocok untuk mensakelarkan isyarat analog di antara kedua arah (pemultipleks).
FET (juga dinamakan transistor unipolar) hanya menggunakan satu jenis pembawa muatan (elektron atau hole, tergantung dari tipe FET). Dalam FET, arus listrik utama mengalir dalam satu kanal konduksi sempit dengan depletion zone di kedua sisinya (dibandingkan dengan transistor bipolar dimana daerah Basis memotong
arah arus listrik utama). Dan ketebalan dari daerah perbatasan ini dapat dirubah dengan perubahan tegangan yang diberikan, untuk mengubah ketebalan kanal konduksi tersebut.
Transistor efek-medan semikonduktor logam-oksida (MOSFET) adalah salah satu jenis transistor efek medan. Prinsip dasar perangkat ini pertama kali diusulkan oleh Julius Edgar Lilienfeld pada tahun 1925 . MOSFET mencakup kanal dari bahan semikonduktor tipe-N dan tipe-P, dan disebut NMOSFET atau PMOSFET (juga biasa nMOS, pMOS). Ini adalah transistor yang paling umum pada sirkuit digital maupun analog, namun transistor pertemuan dwikutub pada satu waktu lebih umum.
MOSFET gerbang ganda
MOSFET gerbang ganda mempunyai konfigurasi tetroda, dimana semua gerbang mengendalikan arus dalam peranti. Ini biasanya digunakan untuk peranti isyarat kecil pada penggunaan frekuensi radio dimana gerbang kedua gerang keduanya digunakan sebagai pengendali penguatan atau pencampuran dan pengubahan frekuensi.
Untuk jenis transistor modern yang telah terintegrasi dan dikemas dalam bentuk chip akan lebih mudah membaca cara kerjanya dengan mendownload data sheet nya dengan mencantumkan seri yang tertera pada PU(Power integrated circuit) chips ic.

